Dampak Zat Kimia Dalam Makanan Kemasan

 


Assalamualaikum…..hari ini aku akan menjelaskan dampak-dampak zat kimia dalam makanan kemasan bagi kesehatan tubuh kita. Pertama-tama kita harus tau apa itu makanan kemasan, makanan kemasan adalah makanan yang dibungkus rapi. Bersi, dan memilki masa kadaluarsa untuk dijual atau dikonsumsi dalam jangka waktu yang bisa diperkirakan. Nah, didalam makanan kemasan itu, terdapat suatu zat yaitu zat aditif. Zat aditif adalah zat yang ditambahkan dan dicampur pada waktu pengolahan makanan, baik disengaja ataupun tidak disengaja. Ternyata zat aditif juga memiliki fungsi, yaitu memperbaiki tampilan, meningkatkan cita rasa, memperkaya kandungan gizi, dan mengawetkan makanan tersebut.

Zat aditif terbagi menjadi 2, zat aditif alami dan zat aditif sintetik. Zat aditif alami berasal dari sumber alami, misalnya sayuran, buah-buahan, dll. Sedangkan zat aditif sintetik berasal dari bahan-bahan kimia  ( buatan pabrik). Zat aditif dikelompokkan menjadi 4 bagian, yaitu Pewarna, Pemanis, Pengawet, dan Penyedap rasa.

 

Yang pertama kita akan mempelajari jenis pewarna. Jenis pewarna ada pewarna alami dan pewarna sintetis. Contoh pewarna alami:

1. Kuning: Kunyit

2. Hijau: Daun suji

3. Merah coklat: Daun jati

4. Coklat: Buah coklat

5. Kuning-Merah: Wortel

Kelebihan mennggunakan adalah aman dikonumsi, menghasilkan aroma enak dan khas. Adapun kekurangannya yaitu, pilihan warnanya terbatas, warna nya tidak tajam, dan tidak praktis.

Contoh pewarnna sintetis:

1. Tartazin : Kuning

2. Amaranth: Merah

3. Sunset Yellow: Orange

4. Brilliant Blue FCF: Biru

Kelebihannya adalah Pilihan warna banyak dan praktis. Kekurangannya tidak cocok untuk makanan dan menimulkan penyakit.

 

Lalu ada beberapa warna tekstil yang dilarang yaitu Rodhamin B. , karena menyebabkan iriasi pada perafasan, kulit, mata, saluran pencernaan dan bahaya kanker hati. Lalu ada juga Metanil Yellow, menyebabkan iritasi saluran pernafasan, kulit, mata dan bahaya kanker pada kandung dan saluran kemih.

 

Kedua ada pemanis, pemanis alami  berasal dari buah dan madu. Jika berlebihan akan kegemukan. Pemanis buatan akan menyebabkan tumor kandung kemih dan bersifat karsinogenik.

 

Yang ketiga ada pengawet, ada 2 jenis pengawet yaitu pengawet alami dan pengawet buatan. Pengawet alami  dilakukan dengan car pegasapan, manisan buah, dll. Ternyata bahan pengawet terdapat bahayanya yaitu, 

Formalin: kanker paru-paru, ganguan alat pencernaan dan jantung

Boraks: ganguan pada otak, hati dan kulit.

 

 

Kayanya segitu aja deh, aku ucapin makasih bagi yang udah baca sampai akhir, jaga Kesehatan tubuh kita yaa….Sampai ketemu lagii. Assalamualaikum……

 

Comments